Sosialisasi Amnesti Pajak Dikalangan Ulama,Tokoh Masyarakat Dan Pengusaha

MUI KOTA JAKARTA TIMUR – Pengurus Majelis Ulama Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Cakung Satu dan Dua mengadakan Silaturrahim Antar Ulama, Tokoh Masyarakat Dan Pengusaha se-Kecamatan CakunIMG-20160827-WA0012g,  Sabtu, 27 Agustus 2016 di Yayasan Al-Wathoniyah Asshodriyah, Jakarta Timur.

Silaturrahim yang dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang kebanyakan dari kalangan pengusaha di isi dengan Ceramah Agama dan Sosialisasi Tax Amnesti. KH. Zulfa Musthofa MY, Sekretaris Umum MUI Provinsi DKI Jakarta hadir sebagai narasumber yang membahas soal pajak dan zakat menurut pandangan fiqih Islam.

Dalam paparannya, KH. Zulfa Musthofa menyampaikan bahwa syarat dibolehkan memungut pajak menurut ulama, terdiri dari :

  1. Tidak ada pendapatan negara selain dengan pajak tersebut.
  2. Kondisi darurat, seperti untuk membeli senjata.
  3. Pemerintah yang akan memungut pajak harus terlebih dahulu  meminta persetujuan ulama.
  4. Pajak tidak boleh di pungut secara terus menerus.
  5. Distribusinya harus benar.

Sejauh ini, lanjut Kiai Zulfa, pajak dalam hukum fiqih belum sampai kepada wajib. Ada sebagian ulama yang membolehkan dan bahkan banyak yang mengharamkan.

Drs. H. Gontam, Kepala Kantor KPP Pratama Jakarta Cakung Satu, menyampaikan kegembiraannya bisa berkumpul bersama para kiyai dari MUI, tokoh masyarakat dan pengusaha dalam acara silaturrahim ini.

“Kami senang sekali dan berterima kasih kepada pihak MUI Kota Jakarta Timur, tokoh masyarakat dan pengusaha se-kecamatan Cakung yang turut mensukseskan acara sosialisasi amnesti pajak ini. Amnesti pajak adalah program pemerintah yang sudah di atur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 yang mesti disampaikan kepada masyarakat dan masyarakat harus tahu karena tax amnesty ini sangat menguntungkan bagi wajib pajak yang mendapat pengampunan pajak terhutang dari tahun 2015 ke belakang” begitu pungkasnya dalam kata sambutannya.

Sementara Drs. KH. A. Shodri HM, Ketua MUI Kota Jakarta Timur dalam sambutannya juga menyampaikan perasaan senang bisa berkumpul dengan para pengusaha dan pegawai kantor pajak. “Jarang-jarang MUI bikin kegiatan dibiayai oleh Kantor Pajak”, pungkasnya di tengah-tengah peserta yang hadir. (has/muiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *