Pengajian Selasa 15 Nopember 2016 MUI Jakarta Timur

MUI KOTA JAKARTA TIMUR – Pengajian Rutin MUI Kota Administrasi Jakarta Timur, Kajian Kitab Al-Mizaanul Kubro (Karangan Abdul Wahab Asy-Sya’roni), Kitab Ihya Ulumiddin (Karangan Imam Gozali) dan Kitab Mishbaahuz-Zholaam (Karangan KH. Muhajirin Amsar)  yang di asuh oleh KH. A. Zarkasyi Saiman, KH. Ahmad Rais, LC dan KH. Fachrudin, MA.

Pengajian ini berlangsung tanggal 15 Nopember 2016 Ba’da Shubuh di Masjid Jami Shodri Asshiddiq, samping Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Beberapa petikan pelajaran yang bisa di ambil dalam pengajian ini, di antaranya :

  • Membunuh ular dan kalajengking hukumnya sunnah. Tetapi saat sedang shalat membunuh binatang tersebut dihukumi makruh, dan khusus bagi ashogir diringankan.
  • Sedang bagi akabir karena menghargai ciptaan Allah dan ia mampu menenangkan rasa takutnya, ia membiarkan ular atau kalajengking yang lewat saat sedang shalat hingga selesai shalatnya baru kemudian ia membunuhnya atau tidak.
  • Menurut imam Syafii dan Abu Hanifah, shalat di ‘tempat-tempat yang dilarang‘ (tempat sampah, kandang onta, toilet/wc, jagal, kuburan), hukumnya makruh.
  • Kambing adalah salah satu binatang penghuni surga. Saat makan, kambing tidak seperti onta yang reseh atau berisik saat makan. Karena itu, diperbolehkan shalat dekat kandang kambing.
  • Menurut Imam Malik, shalat di atas tanah bekas galian kuburan, di larang (dihukumi makruh). Sedang Imam Syafii membolehkan dengan syarat memakai alas.
  • Shalat janazah setelah janazahnya di kubur, ada yang menyatakan diperbolehkan hingga beberapa hari. Ini dimungkinkan ada sanak keluarga, kerabat atau sahabat yang tidak sempat menshalatkan sebelum dikubur, maka masih ada kesempatan di lain waktu.
  • Dan masih banyak pelajaran-pelajaran lain yang bisa di petik pada pengajian kali ini.

Berikut rekaman videonya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *