Pengajian Ahad Pagi MUI Kota Jakarta Timur 18 Des 2016 Bersama Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf

Mui Kota Jakarta Timur mengadakan Pengajian Bulanan Ahad Pagi Bersama Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf di Masjid Jami Shodri Asshiddiq samping Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur Kajian Kitab Khoshoishul Ummatil Muhammadiyah atau Syaroful Ummatil Muhammadiyah karangan Prof. Muhammad Bin Alawy Bin Abbas Al Maliki.

Kitab Khoshoishul Ummatil Muhammadiyah ini menerangkan tentang kekhususan dan keistimewaan yang diperoleh umat Nabi Muhammad Saw di bandingkan dengan umat-umat terdahulu. Sekiranya umat terdahulu mendapat keistimewaan, maka umat Nabi Muhammad tentu juga mendapatkan keistimewaan itu dan bahkan lebih dari yang mereka peroleh.

Pengajian kali ini merupakan pertemuan kedua membahas “Iman sebagai simapan Umat nabi Muhammada SAW yang terbesar”. Dari pembahasan materi ini, ada beberapa petikan pelajaran yang bisa dijadikan pengetahuan buat umat Islam, di antaranya sebagai berikut:

  1. Bahwa iman sebagai simpanan umat Nabi Muhammad SAW terbesar adalah karena umat Nabi Muhammad SAW beriman kepada seluruh kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada para nabiNya, seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-Baqoroh ayat 285, Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.
  2. Kita sudah diperintahkan oleh Allah untuk mengikrarkan keimanan kita, seperti diterangkan dalam QS al-Baqoroh ayat 136, Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.
  3. Seorang muslim harus merasa imannya atau harga dirinya lebih tinggi dibanding dengan orang  di luar Islam. Sebab keutamaan itu di ukur dari iman seseorang. Dari sinilah seorang muslim dibenarkan menikah dengan ahli kitab dengan syarat wanita yang akan dinikahi adalah benar-benar keturunan dari penganut Taurat, Zabur atau Injil yang sebenar-benarnya.
  4. Wanita muslimah lebih mulia di banding dengan laki-laki non muslim. Itu sebabnya wanita muslimah tak boleh menikah dengan non muslim. Ini harga mati.
  5. Karenanya para orang tua agar anaknya terhindar dari pernikahan beda agama, dianjurkan membaca doa :   أصلـح  الله  أمـور  المسلمـين  صرف  الله  شر  الـمؤذيـن  sebanyak 10 kali.
  6. Surga itu bukan menopoli orang Islam. Non muslim juga punya hak untuk masuk surga. Mau tau dasarnya?

Tonton rekaman videonya …!

 

One thought on “Pengajian Ahad Pagi MUI Kota Jakarta Timur 18 Des 2016 Bersama Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf

  • 22 Desember 2016 at 5:26 am
    Permalink

    Kalau mau lihat hasil masuk test yg tgl 15 D mn yaa..

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *