Pak Walikota Jakarta Timur Meresmikan Ponpes Miftahul Ulum

MUI KOTA JAKARTA TIMUR – Walikota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana meresmikan Gedung Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang terletak Kp. Penggilingan RT. 08/06 CakungIMG-20180210-WA0043 Jakarta Timur (Sabtu, 10 Pebruari 2018). Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang mengkhususkan pengajaran di bidang Al-Qur’an dan Pelatihan Baca Kitab Kuning ini di pimpin oleh KH. Abdul Muiz Ali yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Administrasi Jakarta Timur.

Selain Pak Walikota, ikut juga hadir dalam peresmian Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH. A. Shodri HM, Ketua Umum MUI Kota Administrasi Jakarta Timur, Ketua MUI Cakung, KH. Munib Maksum, S.Pd.I, MAP, Bapak Camat Cakung, Bapak Kapolsek Metro Cakung, H. Mursalih, MA, Kasi Pontren Kemenag Jakarta Timur, Ketua PCNU Jakarta Timur, KH. Fathonah, Ketua Lembaga Dak’wah PBNU, KH. Misbahul Munir Kholil, beberapa Pengurus MUI Cakung dan MUI Kota Administrasi Jakarta Timur serta tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Dalam sambutannya, KH. A. Shodri HM menyampaikan rasa bangga kepada KH. Abdul Muiz Ali, Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Administrasi Jakarta Timur yang punya keberanian dan mau mengabdikan dirinya kepada masyarakat Jakarta. “Para Kiai atau Ustadz memang harus mempunyai madrasah agar bisa memberikan manfaat kepada umat”, demikian pungkasnya disela-sela sambutan beliau.

Di sisi lain, Pak Walikota, Bambang Musyawardhana mengatakan dalam sambutannya bahwa lembaga pendidikan madrasah dan pesantren sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang berkarakter. Karenanya ia dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mendorong dan mendukung para Kiai dan Ustadz untuk memiliki program pendidikan baca kitab kuning seperti yang dilakukan oleh KH. Abdul Muiz Ali di Muftahul Ulum.

Salah seorang tokoh masyarakat asal Madura, H. Muhammad Rawi, memberikan kata sambutan mewakili para pemberi bantuan (donatur) Pondok Pesantren Muftahul Ulum, ia mengatakan bahwa masyarakat Jakarta tak ubahnya seperti Kaum Muhajirin dan Kaum Anshor di zaman Rasulullah dulu ketika membangun Kota Madinah.

Di Cakung, lanjut H. Rawi, begitu biasa ia dipanggil juga sama, para pendatang dan penduduk asli Cakung bahu membahu dalam berda’wah untuk kepentingan umat Islam.

Acara berjalan sukses dan peresmian Pondok Pesantren Muftahul Ulum diakhiri dengan Pemotongan Tumpeng oleh Pak Walikota dan dilanjutkan dengan ramah tamah. ***Has

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *