Ngaji Selasa Pagi 25 Oktober 2016 MUI Kota Jakarta Timur

MUI KOTA JAKARTA TIMUR – Pengajian Rutin MUI Kota Administrasi Jakarta Timur, Kajian Kitab Al-Miizaanul Kubro (Karangan Abdul Wahab Asy-Sya’roni) dan Kitab Ihya Ulumiddin (Karangan Imam Gozali)  yang di asuh oleh KH. A. Zarkasyi Saiman dan KH. Ahamad Rais, LC.

Pengajian ini berlangsung tanggal 25 Oktober 2016 Ba’da Shubuh di Masjid Jami Shodri Asshiddiq, samping Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Ada beberapa petikan pelajaran dari pengajian kali ini, diantaranya :

  • Pendapat imam yang tiga mengatakan tidak batal shalat seseorang bila ada binatang yang lewat di depannya, sekalipun binatang itu sedang haid. Kecuali dilewati oleh anjing hitam, seperti pendapat Imam Ahmad, ia mengatakan batal. Sebab anjing hitam cenderung diikuti iblis dan setan.
  • Rasul bersabda, “Jangan memutus/membatalkan shalat karena ada sesuatu yang lewat, baik manusia atau binatang.
  • Bagi Akabir, shalatnya tidak akan terganggu oleh apapun yang ada disekitarnya.
  • Sedang bagi Ashogir, shalatnya akan tergannggu bila ada sesuatu yang lewat dihadapan atau disekitarnya, terutama bila dilewati oleh keledai, perempuan atau anjing hitam. Pada dirinya akan muncul lintasan pikiran dan lintasan hatinya yang mengganggu konsentrasi untuk mencapai ke-khusuk-an.
  • Keledai, perempuan dan anjing hitam tidak terlepas dari iringan iblis dan setan. Bagi Ashogir, apabila dilewati oleh salah satu atau ketiganya, sebaiknya ia memutuskan shalatnya.
  • Godaan dalam shalat bagi Ashogir adalah diciptakannya hayalan-hayalan yang mengganggu ke-khusuk-an shalat.
  • Maka banyak yang mangajarkan/menganjurkan apabila seseorang lupa akan sesuatu, maka shalatlah. Ia pasti akan ingat kembali apa yang tadi ia lupa.
  • Orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat, keadaannya lebih buruk dari anjing hitam.***Has

Berikut rekaman videonya :

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *