Cara Setan Menggoda Manusia

MUI KOTA JAKARTA TIMUR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cakung Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Acara Ngopi Bareng bersama Gus Ulil Abshar Abdalla, Kamis (08/02/2018) di Masjid Jami Shodri Asshiddiq, Penggilingan Jakarta Timur. Gelaran Ngopi Bareng tersebut dibarengi dengan KOPDAR Ngaji Ihya milik Gus Ulil yang mengkaji kitab Ihya Ulumuddin, membahas cara setan menggoda manusia.

Menurut Ulil, smartphone yang berarti telepon pintar tapi tidak membuat pintar pemakainya, selalu dipegang dan di buka setiap saat. Sementara Qur’an, Hadits dan Buku Ihya yang jelas-jelas membuat manusia pintar malah tidak pernah di buka apalagi di baca-baca.

Itu semua menurutnya, karena setan sudah menggiring manusia terjerumus kepada kecintaan terhadap smartphone. Awalnya setan mengarahkan kepada hal-hal yang baik dulu.

Mula-mula sambung silaturrahmi via WhatsApp atau medsos lainnya. Terus mulai komen-komen postingan teman. Lama-lama menyerang karena ingin menunjukkan ananiahnya.

Ibarat orang berjudi, setan membuat setiap orang yang berjudi penasaran. Kalah, pasang lagi. Kalah lagi, pasang lagi yang lebih banyak dan begitu seterusnya hingga membuat ia bangkrut.

Begitulah setan menggoda manusia. Manusia di goda saat dirinya lengah. Ketika manusia sadar, setan lari.IMAG0392 Dan begitu seterusnya, setan begitu sabar menunggu kelengahan manusia.

Salah satu pintu masuk setan menggoda manusia adalah karena manusia senang berhias dan senang memperbanyak pasilitas dan kelengkapan hidupnya dengan bermewah-mewah. Di saat kecenderungan manusia punya keinginan cinta dunia itulah setan siaga menggodanya hingga menjadikan kecintaannya itu menjadi sebuah hoby. Kalau sudah hoby di situlah perangkap setan menjerat manusia.

Imam Gozali melaui ihya-nya ingin agar manusia berhati-hati dan tidak tergoda oleh setan. Bukan tidak boleh cinta dunia, tapi juga harus diimbangi dengan limit kewajaran, jangan sampai terjerumus kepada kesukaan yang berlebihan. ***Has

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *